Stealer Malware

By Aris Wiatno in Peringatan Keamanan

Peringatan Keamanan
Stealer malware adalah salah satu jenis malware yang mengancam pengguna internet khususnya pada data penting terkait finansial, virus ini dapat masuk melalui email attachment maupun link situs tertentu.

Kasus stealer malware bahkan sudah pernah terjadi di Indonesia yang menyerang puluhan ribu pengguna dari beberapa situs pemerintah. Kejadian ini dilaporkan oleh DarkTracer, yang merupakan intelijen darkweb. Mereka merilis laporan kuartal pertama tahun ini, Q1 2022. Pada laporan tersebut terdapat 878.319 data kredensial dari seluruh dunia yang diduga bocor.

Namun, pihak DarkTracer menekankan bahwa kebocoran tersebut berasal dari user, artinya terdapat sejumlah user yang terkena stealer malware bukan karena situs itu sendiri. Kebanyakan user terkena RedLine stealer malware yang tersebar lewat cara phising via email dan berisi URL tertentu.

Cara Mengatasi Stealer Malware
Setelah mengetahui pengertian dan seperti apa bahaya stealer malware, tentu kamu harus melakukan langkah untuk mengatasinya. Tidak perlu khawatir, di bawah ini terdapat cara mengatasi stelaer malware, di antaranya:

1. Pastikan data telah dibackup
Cara pertama mengatasi stealer malware adalah memastikan seluruh data terbackup dengan baik secara rutin. Kamu bisa melakukan backup data di harddisk eksternal atau lebih baik lagi di cloud computing. Hal ini karena cloud computing memiliki fitur restore data apabila nantinya data kamu hilang. Selain itu, jika menggunakan cloud kamu tidak membutuhkan perangkat tambahan berbeda apabila menggunakan harddisk.

2. Melakukan scanning virus
Selanjutnya, kamu bisa melakukan scanning virus menggunakan software antivirus atau antivirus bawaan dari cloud hosting yang kamu gunakan. Pastikan software tersebut sudah terupdate dengan versi terbaru agar dapat memindai semua virus yang ada. Scan perangkat kamu secara rutin kurang lebih selama 15 menit hingga 1 jam setelah itu malware akan terhapus dari komputer kamu.

3. Menggunakan safe mode
Apabila perangkat kamu sudah terkena malware atau kerusakan lain, maka ketika hendak diperbaiki sebaiknya gunakan safe mode. Safe mode adalah mode yang digunakan pengguna apabila hendak memperbaiki kerusakan pada sistem komputer.

Ada beberapa cara untuk masuk pada safe mode, salah satunya adalah lewat sign in.
Pada layar masuk Windows, tekan dan tahan tombol Shift ketika memilih Power > Restart.
Kemudian, akan tampil Choose an option, lalu pilih Troubleshoot > Advanced options > Startup Settings > Restart.
Setelah itu, daftar opsi akan ditampilkan untuk masuk pada safe mode Windows 10.
Kemudian pilih 4 atau F4 untuk memulai dalam safe mode. Namun, apabila kamu perlu menggunakan internet, pilih 5 atau tekan F5 untuk safe mode with Networking.

4. Menggunakan windows defender
Windows defender merupakan aplikasi gratis dari Microsoft yang dapat menahan dan mendeteksi virus di komputer kamu. Meskipun fitur ini gratis, namun bukan berarti tidak memiliki kualitas yang bagus

Ada berbagai fitur yang bisa kamu gunakan seperti real time protection untuk mencegah program berbahaya yang terinstal di komputer. Berikut ini cara penggunaannya yaitu sebagai berikut.

Buka menu Windows pilih Settings lalu klik Update & Security
Pada kolom pencarian tuliskan Windows Defender
Pilih Windows Defender Firewall
Klik Turn Windows Defender Firewall on or off. Apabila windows defender kamu dalam keadaan Off maka kamu cukup klik bagian On untuk mengaktifkannya.
Mematikan sambungan internet
Internet merupakan salah satu penyebab malware dapat masuk ke komputer. Maka dari itu cara mengatasi stealer malware yang terakhir yakni kamu dapat mematikan sambungan internet, dengan memutuskan sambungan proses transmisi data akan dihentikan sementara, sehingga dapat menghindari terkirimnya data penting ke pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sumber:
https://www.dewaweb.com/blog/pengertian-stealer-malware/#:~:text=Stealer%20malware%20adalah%20bentuk%20kejahatan,tentang%20stealer%20malware%20secara%20lengkap.
Back to Posts